Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol Saat Arus Balik

Pelayananpublik.id- Jalanan berbagai daerah di Indonesia akan segera dibanjiri oleh arus balik Lebaran 2023. Terutama jalan tol yang merupakan jalur yang lebih cepat.

Menghadapi arus balik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) kembali memberikan diskon tarif untuk 12 ruas tol

Hal itu dikatakan Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Triono Junoasmono.

“Diharapkan diskon tarif tol ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kembali ke Jakarta,” katanya dikutip dari Merdeka.com, Minggu (23/4).

Kementerian PUPR menyambut baik inisiatif BUJT yang turut memberikan diskon tarif tol pada arus balik Lebaran 2023, dimana sebelumnya 6 ruas jalan tol, yakni 3 ruas di Pulau Jawa (Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Tangerang-Merak dan Cibitung-Cilincing) dan 3 ruas di Pulau Sumatera (Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Kayu Agung-Palembang-Betung).

Saat ini bertambah 6 ruas Jalan Tol Trans Jawa, sehingga total terdapat 12 ruas tol yang memberikan diskon tarif tol pada arus balik Lebaran 2023.

Penerapan diskon tarif tol terjauh sebesar 20 persen diberlakukan pada 27 April 2023 pukul 06.00 WIB sampai dengan 29 April 2023 pukul 06.00 WIB di 6 ruas Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang hingga Jakarta.

Adapun 6 ruas tol yang diterapkan diskon tarif tersebut, antara lain Jalan Tol Batang-Semarang, yang dikelola oleh PT Jasamarga Semarang Batang, Jalan Tol Pemalang-Batang, yang dikelola oleh PT Pemalang Batang Toll Road, Jalan Tol Pejagan-Pemalang, yang dikelola oleh PT Pejagan Pemalang Toll Road.

Kemudian Jalan Tol Kanci-Pejagan yang dikelola oleh PT Semesta Marga Raya, Jalan Tol Palimanan-Kanci yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan Jalan Tol Cikampek (Cikopo)-Palimanan yang dikelola oleh PT Lintas Marga Sedaya.

“Dengan adanya penerapan diskon tarif tol pada momen arus balik Lebaran 2023 ini, diharapkan dan diimbau kepada masyarakat lebih bijak dalam memilih waktu pulang kembali ke Jakarta agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan tol,” kata Triono. (*)